Selasa, 02 Mei 2017

CARA MENGOLAH JAMBU METE GELONDONGAN MENJADI SIAP KONSUMSI

1. Pengeringan/Penjemuran
penjemuran Biji Mete gelondongan di lakukan agar getah yang terdapat dalam jambu bij bisa berkurang, sehingga memudahkan untuk Membela dan Mencungkil biji Jambu mete yang masih berada di cangkang nya ketika di belah


2. Membelah Kulit biji Mete
proses Membelah Kulit Biji Mete ini adalah Pooses Membelah kulit kacang mete menjadi 2 bagian tanpa merusak isi dari kacang mete tersebut, proses ini Membutuhkan alat khusus dan keterampilan yang khusus. kacang kulit mete pada umum nya memiliki tampilan yang teratur sehingga sangat sulit untuk membelah kacang mete, apalagi untuk orang yang baru pertama kali mencoba membelah jambu mete. saya sendiri proses ini merupakan yang paling susah di antara proses-proses lainnya



gambar diatas menunjukan cara pengalahan jambu mete yaitu membelah kulit mete menjadi 2 bagian dengan cara menaruh biji mete di antara pisau atas dan pisau bawah pada alat tersebut ( piasau atas terletak di parang/pegangan bagian atas dan pisau bawah terletak di bawah pegangan itu) dan tekan/ayunkan alat nya sehingga memotong 1/8 kulitnya dan goyangkan kan kekanan.

Kacang Mete yang sudah di belah

3. Pelepasan Biji Mete Pada Kulit nya/ Pencungkilan Jambu Mete
pelepasan Biji mete dari kulit nya cukup mudah yaitu menggunakan alat yang bernama cungkil, biji mete di cungkil dari pantat/ atau bawah mete agar tidak mudah patah

Jambu Mete Yang Sudah Di Cungkil
Atau di Lepas Kulit nya


Kulit Mete yang sudah di lepas

4. Pelepasa Kulit Ari Biji Jambu Mete
Sebelum Mlakukan Pelepasan Kulit ari jambu Mete ada baiknya Jambu Mete Di jemur terlebih dahulu agar Kulit ari jambu mete mudah terlepas. ada pun alat2 yang di siapkan untuk Melepas kulit ari jambu mete yaitu
1. siapakan arang/ atau bara api yang terbuat dari kulit/cangkang jambu mete yang sebelum nya sudah di bakar dan menjadi sebuah arang
2. siapakan baskon yang terbuat dari besi atau sebagai nya yang tidak terbakar oleh api
3. siapkan penutup atau pantat drum yang terbuat dari besi sudah di potong atau di modifikasi. bisa juga menggunakan alat lain yang penting bisa menghantarkan panas atau tahan terhadap api dan bisa menempatkan jmbu mete di atas nya

Cara pengupasan
1. masukan bara api di baskom yang sudah di siapkan usahakan bara yg di masukan tidak terlalu panas agar jambu mete nantinya tidak mudah gosong
2. Letakan penutup drum tadi diatas baskom, penutup drum berfungsi sebagai tempat memanaskan jambu mete agar kulit ari nya mudah terlepas.
3. Letakan jambu Mete secara merata  ke atas Penutup drum, tunggu jambu mete hingga mulai agak panas (3 menit), kalau sudah panas mulailah untuk melepas nya, letakan terus jambu mete nya hingga selesai, 

5. Penjemuran Dan Pengeringan Jambu Mete
fungsi penjemuran ini adalah untuk Mengurangi kadar air pada jambu mete itu, sehingga jambu mete lebih awet dan tidak mudah rusak selain itu akan membuat rasa jambu mete itu menjadi gurih


Sekian Cara Mengolah Jambu Mete



Selasa, 09 Agustus 2016

PROFIL DAERAHKU LOMBE BUTON TENGAH



SEJARAH LOMBE

                Menurut tokoh masyarakat yg telah di wawancarai, Lombe berasal dari kata olombe yg merupakan nama dari pucuk pohon rotan. Ceritanya berawal dari liwu ngkodau (kampung lama) yg sebagian besar rakyatnya menggantungkan diri untuk mencari hasil laut seperti ikan, kuku, dan bulou. Hasil laut itu hanya bisa didapat ketika air laut surut. Pada suatu ketika ada sekelompok orang dari liwu ngkodau yg ingin mencari hasil laut tersebut, tetapi sesampainya di laut mereka pun kecewa karena air laut belum surut. Kemudian ada seseorang yg tiba-tiba mengatakan "mai do kala de olombeomu" yg artinya "mari kita pergi cari olombe saja daripada kita tunggu air laut surut." kejadian tersebut berulang-ulang hingga kesekian kalinya, sehingga mereka pun terbiasa mengatakan olombe. Dan kemudian memberi nama olombe untuk daerah mereka. Tapi seiring berjalannya waktu olombe di ubah menjadi Lombe.

LETAK GEOGRAFIS


             Lombe terletak di daratan pulau Muna, yg berjarak kurang lebih 60 km dari ibukota Muna dan berjarak kurang lebih 38 km dari kota Bau-Bau (pulau Buton). Selain itu, Lombe terletak di daerah yg strategis karena menghubungkan antara 2 kabupaten yakni kabupaten Buton tengah dan kabupaten Muna.
 





TEMPAT WISATA


               Meskipun Lombe merupakan daerah terpencil, tapi Lombe mempunyai tempat wisata yg sangat indah yakni pantai Bulan (La Butolo), pantai Bintang (La Beau), La Salangga, La Bungkari, dan benteng Bombonawulu serta benteng Watulea. Tapi sayangnya benteng watulea sudah tidak mendapat perhatian dari pemerintah dan masyarakat Lombe sendiri. Akibatnya benteng Watulea kini rusak. . .

MAKANAN DAN MINUMAN KHAS


              Makanan khas yg berasal dari Lombe adalah Kahitela (jagung), Mahusau (ubi kayu), dan culi-culi. Kasuami sangan enak di makan kan dengan ikan bakar dan colo-colonya (sambal khas lombe). Kasoami merupakan kuliner olahan dari ubi kayu (singkong), yang dalam bahasa lombe biasa disebut kagepe.  Cara mengolah Kasuami sangat sederhana, tidak memerlukan banyak bahan karena hanya menggunakan satu bahan saja yaitu singkong.

 




HASIL PERKEBUNAN


            Hasil perkebunan dari Lombe yg paling dominan adalah Jambu Mete. Pengolahan Jambu Mete pun kini menjadi mata pencaharian masyarakat Lombe.





KEBUDAYAAN


             Kebudayaan dari Lombe adalah tari Linda dan tari Mangaru. Tari Linda pada awalnya bermula ketika ada sepasang suami istri yg tidak mempunyai anak. Suami istri ini memang sudah lama merindukan kehadiran seorang anak dalam keluarganya. Hingga akhirnya pada suatu hari sepasang suami istri ini dikaruniai seorang anak. Betapa senang hati sepasang suami istri itu, saking senangnya mereka pun menari untuk menyambut kelahiran bayi tersebut. Sampai sekarang tapi Linda dan tari Mangaru masih di tarikan oleh masyarakat Lombe hanya saja bukan untuk menyambut kelahiran bayi tapi untuk acara adat, penyambutan tamu, dan acara bongka'a tau yg artinya syukuran karena telah diberikan hasil panen yg melimpah dari Allah SWT.


Minggu, 31 Juli 2016

JUAL JAMBU METE MURAH LANGSUNG DARI BUTON TENGAH SULAWESI TENGGARA

Harga kacang mete/mede per kg mentah dan matang 2016 – Pada kesempatan kali ini kami akan berbagi informasi harga kacang mete atau kacang mede per kg yang mentah dan matang. Dikarenakan permintaan pasar yang begitu banyak, harga kacang mete pun semakin naik.
Menurut Edi Purwanto, kacang mete/mede merupakan jenis bahan makanan yang diperdagangkan secara internasional dan juga memiliki harga per-satuan berat termahal kedua setelah vanila. Negara Indonesia merupakan penghasil mete terbesar di dunia setelah India, Vietnam, Afrika Timur, Afrika Barat dan Brasil.
Penghasil mete cashews in-shell (gelondongan, mete yang belum dibuka cangkangnya/belum dikacip) adalah Afrika Barat (25 % dari produksi dunia), disusul oleh India (22 %), Vietnam (21 %), Brazil (16 %), Afrika Timur (9 %) dan kemudian Indonesia (5 %).

Hampir seluruh produksi mete/mede di dunia (90 %) dihasilkan oleh petani kecil di pedesaan. Meskipun ada sekitar 25 negara penghasil mete, namun sebagian besar (99 %) pangsa pasar kacang mete (cashews kernels, biji mete olahan) dikuasai oleh tiga negara saja, yaitu India, Brasil dan Vietnam.

JUAL JAMBU METE VIA ONLINE/SHOPEE

Harga Kacang Mete/Mede Mentah


Jika Anda membeli kacang mete mentah di Superindo dengan berat 500 gram harganya Rp 94.490, berarti jika 1 kg maka harganya sekitar Rp 188.980. Cukup mahal bukan. Baiklah, kami memberikan penawaran harga yang sangat bermasyarakat dengan harga murah tetapi tetap berkualitas.


Anda juga bisa Membeli Online Via Shopee, Penjualan online terpercaya


Berikut ini daftar harga jambu mete/mede mentah , diantaranya:
 CAMPURAN (80% jambu utuh, 20% jambu belah dua) RP. 120.000
JUMB0             (99% JAMBU UTUH)                            RP 140. 000

(HARGA DAPAT BERUBAH SESUAI MUSIM DAN JUMLAH PESANAN)